5 Tips Memulai Bisnis Kuliner

Banyak yang ingin memulai Bisnis Kuliner berupa warung makan, resto atau cafe, akan tetapi bingung bagaimana memulai bisnis ini.

Contoh SOP memberikan tips sederhana tapi sangat mendasar dan penting untuk memulai usaha kuliner jenis ini.
1. Tentukan jenis makanan apa yang akan dijual. Jenis makanan ini akan mempengaruhi brand dan segmentasi pasar.
2. Keunggulan Produk. Rencana detail proses produksi makanan dan cita rasa harus menjadi ciri khas dan keunggulana dibanding produklain.
3. Lokasi usaha. Lokasi bisnis itu menentukan keberhasilan bisnis anda. Cari tempat yang paling strategis dan mudah dijangkau.
4. Sistem. Siapkan konsep berupa system dan system operating prosedur pengelolaan bisnis kuliner atau resto ini. Untuk membuat Standard Operating Procedure (SOP) bisa menghubungi Contoh SOP.
5. Sumber Daya Manusia. SDM atau pegawai dalam menjalankan bisnis café resto ini harus direncanakan dari awal.baikdari segi rekrutment, Job Desc yaitu tugas dan tanggung jawabnya.

Demikian 5 Tips memulai bisnis kuliner berupa warung makan, cafe atau resto. Jika kurang jelas bisa menghubungi kami.

HAVE MONEY, NO TIME, apa yang akan terjadi?

Sahabat Sukses, ketahuilah banyak orang PANDAI Menjual Produk, tapi tidak pandai Mengelola Bisnisnya. Sukses adalah ketika kita punya banyak Money (uang), Dan sekaligus punya banyak Time (waktu).

“Faktanya masih JARANG orang yang sadar akan pentingnya SOP” (Stadard Operating Procedure).

Semakin berkembang Bisnisnya, maka dia semakin kehilangan banyak waktu (Have Money No Time). Waktu untuk keluarga, untuk Ibadah dan waktu untuk kehidupan sosialnya.

Saat ekspansi dan bertambah cabangnya, bertambah pula stressnya dan hebatnya dia semakin kehilangan keseimbangan hidupnya. Sungguh miriss…

Jangan terlambat!!!
Segera SOP-kan Bisnis Anda…
Jadilah Pengusaha atau Profesional yang tidak hanya mempunyai uang (HAVE MONEY) tetapi juga punya waktu (HAVE TIME).

Kini kami tidak hanya tawarkan Bagaimana CARA MUDAH bikin SOP…
Tetapi Kami sudah buatkan SOP yang sudah jadi. Anda tinggal Copy Paste dan modifikasi seperlunya.

Link ini hanya saya berikan bagi yang mau berubah. Silakan simpan link berikut jika Anda masih sibuk:
paket.contohsop.com

Salam Sukses!!!

Akh Alim Mahdi
CEO 5sen Media Konsultama
CV. Lingkar Madani Sentosa⁠

SERVIS ITU PILIH KASIH

SERVIS ITU PILIH KASIH

Kita tidak akan bisa melayani semua orang sama baiknya. Karena service itu pilih kasih!!! Penumpang pesawat kelas Bisnis pasti dilayani lebih baik dan lebih menyenangkan dibanding dengan penumpang kelas ekonomi. Begitu pula ketika naik kereta, fasilitas gerbong kelas bisnis pasti berbeda dengan gerbong kelas ekonomi, dari segi kenyamanan dan layanannya.

Layanan istimewa mesti diberikan kepada orang yang membayar lebih. “Parahnya” ini berlaku juga bagi orang sakit. Sejak dulu layanan di rumah sakit dibedakan dengan kelas 1, kelas 2 dan kelas 3. Kini ada kelas VIP dan paviliun. Dan seringkali, proses pengobatan dan perawatan sangat mengecewakan karena kita dikira orang miskin. Untungnya sekarang ada “BPJS” hehe…

Kisah gak mengenakkan juga dialami oleh Miss Rina, teman kantor saya dulu saat sama-sama menjadi karyawan di Perusahaan Kontraktor dan Developer di Bali, kini teman saya tersebut tinggal di Semarang. Hari minggu kemarin, dia janjian bertemu dan makan dengan sesorang di sebuah resto, dia mengajak anaknya yang masih berumur 21 bulan. Alangkah kecewa dan kesalnya Miss Rina lantaran aturan Resto yang melarang membawa makanan dari Luar, dan terpaksa dia harus menitipkan botol susu anaknya pada security resto tersebut.

Jika saja Servis itu Pilih Kasih maka miss Rina mestinya tidak kecewa dan kesal. Dan jika servis itu pilih kasih mestinya resto itu memperbolehkan ibu – ibu yang membawa makanan atau botol susu untuk anak bayinya. Dan sekali lagi, jika servis servis itu pilih kasih, resto itu tidak akan kehilangan pelanggan seperti miss Rina.

Bagi pelaksana, menegakkan SOP adalah harga mati. Tidak ada seorangpun di atas SOP, dan semua harus tunduk. Maka di sanalah perlunya kebijakan. Meminjang istilah bapak Henk Kusumawardana, “Bahwa Wewenang yang dimiliki oleh Pimpinan adalah untuk “melanggar” aturan”.

****
Kawan…
Kita memang mesti mempunyai standar (SOP) pelayanan kepada semua customer. Namun untuk customer yang istimewa atau yang membayar lebih, tentu saja boleh memberikan lebih.

Namun, yang membuat customer terkesan dan selalu mengingatnya adalah sentuhan personal yg Anda berikan, yaitu servis yg Anda berikan secara pribadi, bukan sekedar layanan ekstra yg lebih mewah.

Aturan atau SOP yg dibuat perusahaan atau organisasi harus ditegakkan, namun aplikasinya tidak harus sama untuk level manajemen tertentu. Meminjam istilah dari pak Henk, bahwa Pimpinan diberikan wewenang untuk “melanggar” aturan.

Nah, sekarang setujukah Anda, servis itu pilih kasih?

Alloh SWT saja kelak di akherat meservis hambahnya dengan balasan yang berbeda dan bertingkat tingkat. Dan ingatlah bahwa manusia yang istimewa adalah manusia yang paling bertaqwah kepada Tuhannya.

*Salam dasyat!

Alim Mahdi
CEO 5sen Media
www.contohsop.com

Mengapa Usaha Biasa Selalu Kalah Bersaing dengan Usaha Bersistem?

“Mengapa Usaha Biasa Selalu Kalah Bersaing dengan Usaha Bersistem?”

Jika kita perhatikan akhir-akhir ini, disekitar rumah kita bermunculan usaha-usaha baru yang terlihat lebih profesional. Tempat usahanya terlihat lebih bersih, nyaman untuk pengunjung dan sistem transaksinya sangat singkat. Usaha-usaha baru ini disatu sisi disayang masyarakat konsumen karena memanjakan konsumen, namun disisi lain dibenci pemilik usaha biasa dan pemerintah setempat yang cara berpikirnya ketinggalan jaman karena dianggap menggusur eksistensi pengusaha kecil. Benarkah demikian? Anda pasti menemukan jawabannya.

Karena Usaha Bersistem memakai SOP (Standart Operating Procedure). Kemudian apakah Anda tahu  apa yang dimaksud usaha biasa, usaha bersistem, beserta keunggulan dan kelemahannya masing-masing?.

Bagi ANDA! yang memerlukan SOP!.. silakan SMS ke 0812 3966 2099 atau kunjungi www.contohsop.com.

Blind Spot? Siapapun Anda Wajib Tahu..!

“Berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak, Ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah”.


Semua pemain profesional memiliki pelatih.
Contohnya: pemain golf sehebat Tiger Woods sekalipun juga memiliki pelatih.

Padahal jika mereka berdua disuruh bertanding jelas Tiger Woods-lah yang akan memenangkan pertandingan tersebut.

Mungkin kita bertanya², mengapa Tiger Woods butuh pelatih kalo jelas² dia lebih hebat dari pelatihnya?

Kita harus tahu bahwa Tiger Woods butuh pelatih bukan karena pelatihnya lebih hebat, namun karena ia butuh seseorang untuk melihat hal² yang TIDAK DAPAT dia LIHAT SENDIRI.

Hal yang tidak dapat kita lihat dengan mata sendiri itulah yang disebut dengan BLIND SPOT atau TITIK BUTA.

Kita hanya bisa melihat BLIND SPOT tersebut dengan bantuan orang lain.

Dalam hidup, kita butuh orang lain untuk mengawal kehidupan kita, sekaligus untuk mengingatkan kita seandainya prioritas hidup kita mulai bergeser.

Kita butuh orang lain untuk menasihati dan mengingatkan, bahkan menegur jika kita mulai melakukan sesuatu yg keliru, yang bahkan kita tidak pernah menyadari.

KERENDAHAN HATI untuk menerima kritikan, nasihat, dan teguran itulah yang justru menyelamatkan kita.

Kita bukan manusia sempurna, Biarkan orang lain menjadi “mata” kita, sehingga kita bisa melihat apa yang tidak bisa kita lihat dengan pandangan diri kita sendiri.

Dengan kesalahan, sebenarnya kita belajar tentang:
Peluang, Tahu yang benar,
Tahu malu, Tahu cara berubah,
Diingatkan oleh situasi,
Bertindak dan Memperbaiki,
Mawas diri dan Menjadi lebih baik setiap harinya.

Dimanapun kita berada,
Sesulit apapun keadaan kita,
Yakinlah bahwa kita sedang di gerakkan ke arah yang lebih baik,
Tetap Berdoa, Berusaha dan selalu Bersyukur…

****
Anda butuh Contoh SOP atau Contoh Peraturan Perusahaan Lengkap sesuai UU Tenaga Kerja? Hub: 08124683055 | www.contohsop.com