BAHAYA LABA YANG TIDAK DIRENCANAKAN

September 2001 saya pernah ditugaskan melakukan Audit Internal terhadap Laporan Keuangan khususnya Biaya Produksi sebuah Garmen cukup besar di daerah Kerobokan, Kuta Utara, Bali.
Beberapa produk t’shirt merk terkenal di Bali dikeluarkan dari pabrik garment ini.
Yang menarik dalam bahasan ini adalah kenyataan yang terjadi setelah hasil audit saya laporkan kepada owner garmen ini.
Dimana hasilnya menunjukkan bahwa harga jual yang dipakai oleh perusahaan selama ini lebih rendah dari Harga Pokok Produksi (HPP), alias perusahaan RUGI.
Karuan ownernya terkejut dan panik, bagian keuangan guncang, beberapa orang dipecat, karyawan ribut. Naasnya lagi beberapa hari setelahnya terjadi peristiwa konspirasi WTC 9/11. Cancelation orderan dari AS mulai terjadi.
*
Saudara…
Menghitung Biaya Pokok Produksi atau Biaya Pokok Penjualan (HPP) adalah wajib bagi pengusaha, dan melakukannya adalah bagian dari merencanakan laba.
Harga jual tidak bisa dipercayakan pada harga pasar sebelum tahu betul berapa HPP sesungguhnya.
Kenyataannya masih banyak pengusaha yang belum tahu komponen biaya apa saja yang harus diperhitungkan dalam menentukan HPP.
Ketahuilah banyak pedagang “merasa” untung padahal sesungguhnya dia itu rugi.
Bagaimana dengan usaha Anda?
Tetap ikuti tulisan2 saya tentang:
1. Sudah benarkah harga jual produk Anda?
2. Bagaimana cara mudah menghitung HPP?
3. Apa bedanya Harga Pokok Produksi dengan Harga Pokok Penjualan?
4. Tahu OMZET gak paham ASET.
5. Pengusaha Wajib Bisa Baca Laporan Keuangan.
*
5Sen Media Konsultama
Akh Alim Mahdi
Konsultan SOP
www.contohsop.com
Hp/WA 081239662099

KEGAGALAN PEBISNIS PEMULA

Salah satu kesalahan pebisnis pemula adalah terlalu sibuk di dapur atau proses produksi, sehingga melupakan pasar.
Maka konsekwensi yg terjadi adalah bisnis gagal dan gulung tikar atau usaha hanya seumur jagung.
Sering kali pebisnis pemula selalu berfikir bahwa mulai usaha dimulai dg memproduksi sesuatu barang atau jasa sendiri.
Ini kadang tidak realistis.
Tips untuk pebisnis pemula adalah Kuasai pasar bukan kuasai produk.
Jangan enggan mengambil produk lain untuk kita jual dan pasarkan dibanding buat produk sendiri di awal usaha.
Jika cost produksi yg puluhan atau bahkan ratusan juta kita gunakan untuk biaya pemasaran sesuatu produk yg sudah ada. Sangat memungkinkan untuk berkembang dan sukses.
Setelah pasar terbentuk dan jaringan semakin kuat bolehlah dipikirkan untuk buat produk sendiri.
Ketahuilah, banyak toko waralaba yang menjual barang orang lain, mereka tdk produksi barang sendiri tetapi sukses dan menguasai pasar retail nasional.
***
5Sen Media Konsultama
Akh Alim Mahdi
Konsultan SOP
www.contohsop.com
Hp/WA 081239662099