Apa Itu General Affairs? Dan Bagaimana SOP-nya?

General Affairs (GA) merupakan supporting unit untuk mendukung fungsi unit-unit lainnya agar bisa berjalan sempurna sesuai dengan visi & misi perusahaan. Bahkan pada umumnya, GA melayani seluruh unit kerja di perusahaan (bersifat shared service) dalam hal administrasi dan pengelolaan pelayanan rutin kantor.

Dalam suatu perusahaan memerlukan panduan standard tentang prosedur yang menyangkut General Affairs sebagai upaya demi terciptanya kelancaran pekerjaan dalam perusahaan. Untuk mencapai kelancaran pada bagian General Affairs (GA), diperlukan pedoman berupa SOP (Standard Operating Procedure).

Bagaimana cara Anda membuat SOP penanganan Pencurian, dan Perampokan atau Ancaman BOM di perusahaan Anda? sedangkan perusahaan Anda belum pernah mengalaminya?
Atau bagaimana jika terjadi kecelakaan dan bencana? seperti apa prosedur penanganannya? Dan bagaimana Anda membuat SOP-nya?

Kami menyediakan beberapa Prosedur pada Departemen General Affair (GA) antara lain:

Prosedur-01 SOP Control Area;
Prosedur-02 SO Penggunaan Telepon Kantor;
Prosedur-03 SOP Inventory Dan Kontrol Kendaraan Bermotor;
Prosedur-04 SOP Peyerahan Kendaraan Dinas;
Prosedur-05 SOP Perpanjangan Surat Kendaraan Kantor;

Prosedur-06 SOP Pembelian BBM Kendaraan Kantor;
Prosedur-07 SOP Penggantian BBM Kendaraan Dinas;
Prosedur-08 SOP Perawatan Dan Perbaikan Mobil Kantor;
Prosedur-09 SOP Peminjaman Kendaraan Kantor;
Prosedur-10 Penyediaan Alat Tulis Kantor (Atk).

Prosedur-11 SOP Peminjaman Alat Kerja;
Prosedur-12 SOP Pemakaian Inventaris/Peralatan Kantor;
Prosedur-13 SOP Penanganan Kecelakaan Kerja;
Prosedur-14 SOP Penanganan Limbah Berbahaya (B3);
Prosedur 15-SOP Menerima Tamu;
Prosedur 16-SOP Pengawasan Kendaraan Keluar Masuk;

Prosedur 17-SOP Penanganan Pencurian;
Prosedur 18-SOP Penanganan Ancaman Bom;
Prosedur 19-SOP Penanganan Demontrasi;
Prosedur 20-SOP Penanganan Kebakaran;
Prosedur 21-SOP Penanganan Luka Ringan;
Prosedur 22-SOP Tersengat Listrik;

Prosedur 23-SOP Penanganan Masalah Kehilangan;
Prosedur 24-SOP Penanganan Kecelakaan Kendaraan di Areal kantor;
Prosedur 25-SOP Emergency.

Harga
Rp.1.500.000 
Beli Sekarang Harga Promo Hanya 
Rp.450.000,-
***
Paket dalam bentuk Ebook, yaitu Dokumen Soft copy dengan Format MS. Word dan Editable.
Lebih praktis dan cepat, Dokumen langsung Anda terima maksimal 3 jam setelah pembayaran.
***
silahkan klik link:

TIME IS MONEY BUKAN UNTUK BUSINESS OWNER

Dalam labor management, waktu itu benar-benar dihitung dalam pengertian menghasilkan uang yang sebenarnya. Pada dasarnya, perusahaan membeli waktu dari karyawannya.

Jika Anda karyawan, maka Andalah sang penjual waktu dan perusahaan Anda pembelinya. Bentuknya adalah jam kerja. Perusahaan membeli jam kerja itu dari Anda.
Maka, Time is Money adalah istilah yang berarti waktu adalah uang, maka jangan sia-siakan waktu sedetik pun karena itu sama dengan menyia-yiakan uang.
Kapan time is money tidak berlaku lagi, yaitu saat seseorang menjadi pebisnis, tepatnya saat menjadi pemilik bisnis atau business owner.


‘TIME IS MONEY’ tidak berlaku bagi Business Owner atau Pengusaha. Istilah ini hanya berlaku bagi para pekerja atau pedagang. Betulkah demikian?

Penghasilan seorang pekerja tergantung berapa banyak waktu yang dia korbankan untuk bekerja. Dengan keterampilan (skill) dan waktu yang tersedia seorang pekerja dapat memperoleh penghasilan. Semakin tinggi skill dan waktu yang dimiliki maka dia semakin punya kesempatan menukarkannya dengan penghasilan yang lebih besar. Skill yang tinggi tetapi tidak mempunyai waktu tidak menghasilkan apa-apa.

Pedagang yang tutup lapaknya tidak bisa menghidupi dirinya sendiri. Pekerja atau karyawan yang tidak ngantor tidak akan dibayar oleh perusahaan. Demikian juga para profesional yang ogah-ogahan di rumah tidak bisa membayar dirinya sendiri.

Karena “Pekerja” menukarkan WAKTUNYA demi UANG. Sedangkan pengusaha membangun system dan team untuk menjalankan bisnisnya, sehingga uangnya tetap mengalir walau tidak ada dirinya. Maka istilah yang cocok bagi pengusaha adalah HAVE MONEY & HAVE TIME.

Jika pekerja habis waktunya untuk uang, maka pengusaha mendapatkan uang tanpa menghabiskan waktunya (Work less, Earn more).

Pengusaha bukanlah pedagang, karena tugas pengusaha bukan menjalankan usaha akan tetapi membangun usaha.

Bukanlah PENGUSAHA, jika dia masih tidak mempunyai waktu untuk diri, keluarga, ibadah, agama dan lingkungan sosialnya.

Maka bangunlah system, susunlah SOP untuk usaha Anda dan biarkan bisnis Anda menjadi AUTOPILOT!

*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com
Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

#master-sop
#sistem-bisnis
#contoh-sop
#sop-perusahaan
#menolak-kalah
#berdayadi-Negeri-Sendiri
#buku-bisnis
#grounded
#konsultan-sop
#konsultan-bisnis

Tag: master sop, sistem Bisnis, contoh sop, sop perusahaan, menolak kalah, berdaya di negeri sendiri, buku Bisnis, grounded business coaching, konsultan sop, konsultan Bisnis, business coach, Bisnis bali,