Fungsi Purchasing dalam Manajemen Material

Puchasing merupakan salah satu fungsi yang sangat penting dalam Manajemen Material.
Selain berfungsi dalam pembelian atau pengadaan Material atau bahan-bahan untuk Produksi di perusahaan industry.
Purchasing juga digunakan untuk pengadaan barang dagangan pada perusahaan dagang.
Purchasing adalah suatu proses pencarian sumber dan pemesanan barang atau jasa untuk kegiatan produksi. Departemen yang menangani proses purchasing tersebut biasanya disebut dengan Purchasing Department.
Dengan Standard Operating Procedure (SOP) Purchasing ini, sebagai tools atau panduan untuk memastikan bahwa pengadaan barang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Berikut ada  Paket Standard Operating Procedure
SOP PURCHASING
SOP terdiri dari:
1. Prosedur Pengadaan Bahan Produksi;
2. Prosedur Pengadaan Barang Dagangan;
3. Prosedur Order Pembelian;
4. Prosedur Seleksi Supplier;
5. Prosedur Retur Barang;
6. Prosedur Return Reject Stock;
7. Prosedur Audit Stock;
8. Prosedur Stock Opname;
9. Prosedur Uji Coba Barang Baru;
10. Prosedur Barang Masuk;
11. Prosedur Barang Keluar;
12. Prosedur Evaluasi Supplier.

Lampiran Formulir-formulir SOP Purchasing:
01. Form Catatan Barang;
02. Form Permintaan Barang;
03. Form Pembelian Barang;
04. Kartu Persediaan;
05. Form Daftar Nama Supplier;
06. Form Pesanan Pembelian;
07. Form Penerimaan Barang;
08. Form Pengeluaran Barang;
09. Form Kartu Stok Gudang.

Silahkan klik link berikut: http://mastersop.com/purchasing/

Perusahaan dan Administrasi Penggajian

Karyawan dan gaji adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan dalam perusahaan apapun.
Maka dari itu suatu perusahaan yang memilliki karyawan harus memiliki sistem penggajian yang jelas dan sesuai prosedur.
Administrasi penggajian yang baik akan menghasilkan output kinerja karyawan yang baik pula. Dalam mengelola administrasi penggajian, perusahaan tentu memiliki pedoman.
Berikut adalah paket prosedur Administrasi Penggajian yang dapat membantu perusahaan Anda.

Terdiri dari 22 halaman, sebagai berikut:
Prosedur Administrasi Penggajian;
Kebijakan (Policy) Administrasi Penggajian,
Sistem Penggajian;
Benefit dan Pajak Penghasilan;
Serta Flowchart dan Formulir-Formulir Penggajian.

DILENGKAPI:
Panduan Penyusunan Penggajian, yang terdiri dari:
PP No.78 Tahun 2015 tentang Pengupahan (30 halaman),
dan Panduan Remunerasi, Sistem Grading dan Struktur Gaji (60 halaman).
Prosedur ini membantu Anda untuk mengatur agar proses pembayaran gaji dalam perusahaan Anda berjalan dengan baik, akurat dan terkontrol.

Contoh SOP Administrasi Penggajian dapat Anda dapatkan di: http://mastersop.com/gaji/

Apa Itu General Affairs? Dan Bagaimana SOP-nya?

General Affairs (GA) merupakan supporting unit untuk mendukung fungsi unit-unit lainnya agar bisa berjalan sempurna sesuai dengan visi & misi perusahaan. Bahkan pada umumnya, GA melayani seluruh unit kerja di perusahaan (bersifat shared service) dalam hal administrasi dan pengelolaan pelayanan rutin kantor.

Dalam suatu perusahaan memerlukan panduan standard tentang prosedur yang menyangkut General Affairs sebagai upaya demi terciptanya kelancaran pekerjaan dalam perusahaan. Untuk mencapai kelancaran pada bagian General Affairs (GA), diperlukan pedoman berupa SOP (Standard Operating Procedure).

Bagaimana cara Anda membuat SOP penanganan Pencurian, dan Perampokan atau Ancaman BOM di perusahaan Anda? sedangkan perusahaan Anda belum pernah mengalaminya?
Atau bagaimana jika terjadi kecelakaan dan bencana? seperti apa prosedur penanganannya? Dan bagaimana Anda membuat SOP-nya?

Kami menyediakan beberapa Prosedur pada Departemen General Affair (GA) antara lain:

Prosedur-01 SOP Control Area;
Prosedur-02 SO Penggunaan Telepon Kantor;
Prosedur-03 SOP Inventory Dan Kontrol Kendaraan Bermotor;
Prosedur-04 SOP Peyerahan Kendaraan Dinas;
Prosedur-05 SOP Perpanjangan Surat Kendaraan Kantor;

Prosedur-06 SOP Pembelian BBM Kendaraan Kantor;
Prosedur-07 SOP Penggantian BBM Kendaraan Dinas;
Prosedur-08 SOP Perawatan Dan Perbaikan Mobil Kantor;
Prosedur-09 SOP Peminjaman Kendaraan Kantor;
Prosedur-10 Penyediaan Alat Tulis Kantor (Atk).

Prosedur-11 SOP Peminjaman Alat Kerja;
Prosedur-12 SOP Pemakaian Inventaris/Peralatan Kantor;
Prosedur-13 SOP Penanganan Kecelakaan Kerja;
Prosedur-14 SOP Penanganan Limbah Berbahaya (B3);
Prosedur 15-SOP Menerima Tamu;
Prosedur 16-SOP Pengawasan Kendaraan Keluar Masuk;

Prosedur 17-SOP Penanganan Pencurian;
Prosedur 18-SOP Penanganan Ancaman Bom;
Prosedur 19-SOP Penanganan Demontrasi;
Prosedur 20-SOP Penanganan Kebakaran;
Prosedur 21-SOP Penanganan Luka Ringan;
Prosedur 22-SOP Tersengat Listrik;

Prosedur 23-SOP Penanganan Masalah Kehilangan;
Prosedur 24-SOP Penanganan Kecelakaan Kendaraan di Areal kantor;
Prosedur 25-SOP Emergency.

Harga
Rp.1.500.000 
Beli Sekarang Harga Promo Hanya 
Rp.450.000,-
***
Paket dalam bentuk Ebook, yaitu Dokumen Soft copy dengan Format MS. Word dan Editable.
Lebih praktis dan cepat, Dokumen langsung Anda terima maksimal 3 jam setelah pembayaran.
***
silahkan klik link:

SDM adalah Sumber Daya Terpenting Dalam Organisasi Bisnis

Untuk mencapai goal dan target perusahaan diperlukan proses operasional yang disebut dengan SOP. Dan yang menjalankan SOP adalah team atau karyawan perusahaan. Team atau karyawan (SDM) adalah Sumber Daya yang paling penting dalam rangka mencapai tujuan organisasi bisnis atau perusahaan.
SOP HRD ini akan membantu mempermudah tugas Anda sebagai pimpinan atau seorang HR Manager dalam mengelola SDM di perusahaan Anda.
Dengan sistem SOP ini memastikan gerak SDM perusahaan Anda bekerja sesuai dengan tujuan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda.
Oleh karena itu perusahaan harus mampi mengelola Team (SDM) perusahaan dengan baik. Prosedur apa saja yang harus dipahami oleh orang HR Manager?
Berikut beberapa prosedur yang berkaitan dengan Fungsi HRD:
1. Prosedur Rekrutmen Karyawan ;
2. Prosedur Permintaan Karyawan;
3. Prosedur Ijin Meninggalkan Tempat Pekerjaan;
4. Prosedur Penilaian Kerja Karyawan;
5. Prosedur Ijin Pada Jam Kerja;
6. Prosedur Rawat Jalan dan Rawat Inap;
7. Prosedur Cuti;
8. Prosedur Pengangkatan Karyawan;
9. Prosedur Berakhirnya Masa Kerja;
10. Prosedur Surat Peringatan
11. Prosedur Mengundurkan Diri Karyawan
12. Prosedur PHK (Pemutusan Hubungan Kerja);
13. Prosedur Pembuatan Surat Keterangan Kerja;
14. Prosedur Mutasi;
15. Prosedur Promosi Karyawan;
16. Kebijakan Seleksi Karyawan;
17. Pelatihan Karyawan;
18. Prosedur Lembur Karyawan;
19. Prosedur Karyawan Meninggal Dunia;
20. Prosedur Pengenalan Tempat Kerja Karyawan baru;
21. Prosedur Kasbon Karyawan.
Ada 55 contoh SOP yang berkaitan dengan fungsi Personalia atau HRD, untuk detailnya bisa diliat di.