Job Description Acara Lengkap Perusahaan EO

Job Description Acara Lengkap Perusahaan EO

Sebuah Event Organizer (EO) pasti mempunyai Job Description bagi setiap personilnya. Job Desc ini penting karena untuk memastikan pekerjaan setiap personil dan SDM nya berjalan denga lancer. Untuk mengadakan suatu acara, tentunya ada banyak hal yang harus diperhatikan, karena satu unsur organisasi dengan unsur-unsur yang lain akan saling terlibat dan berkaitan. Agar acara bisa berjalan dengan maksimal, ada beberapa tahapan yang harus dipersiapkan dan dimenej dengan baik dari mulai persiapan acara hingga acara selesai. Di antaranya yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut.

Dalam tahap persiapan, ada banyak hal yang harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Persiapan tersebut meliputi pembuatan proposla, penentuan lokasi, penentuan waktu berlangsungnya acara, nama acara yang akan diselenggarakan, tema acara, tujuan acara, anggaran diperoleh dari mana, sasaran acara, kepanitiaan yang harus segera dibentuk, meliputi kepanitiaan inti atau seksi-seksi yang dibutuhkan, hingga konsep acara seperti apa.

Setelah semua unsur-unsur tersebut terbentuk, maka ada job description acara yang dipenuhi oleh seluruh panitia seksi acara. Job desrciption seksi acara yang meliputi seluruh kepanitiaan tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

1) Ketua panitia
Ketua panitian bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan dari kegiatan dipersiapkan hingga selesai. Selain itu, ketua panitian berhak memberikan keputusan mutlak, memantau seluruh perkembangan seluruh anggota panitia dan seksi-seksi, mampu menjadi motivator, dan memahami permasalahan yang dihadapi setiap anggota kepanitiaan.
2) Sekretaris
Job description seorang sekretaris dalam acara meliputi penyusunan proposal kegiatan, proposal sponsor, surat menyurat untuk perizinan dan lain-lain, serta mengurusi hal-hal administratif.
3) Bendahara
Job description seorang bendahara dalam acara meliputi bidang keuangan. Yakni memegang seluruh keuangan acara, mencatat pengeluaran dan pemasukan uang acara, dan mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan keuangan lainnya.
4) Seksi acara
Job description seksis acara adalah menjamin acara berlangsung dengan baik, mengatur jadwal acara, menentukan job description seksi-seksi lainnya serta berkordinasi dengan MC atau pembicara dalam acara yang diselenggarakan. Job description seksi-seksi lainnya harus dilaksanakan sesuai dengan tugas-tugas masing-masing. Dan seksi acara berhak mengetahui perkembangan kinerja seksi-seksi demi berlangsungnya acara dengan baik.
5) Seksi Publikasi
Dari semua seksi-seksi, seksi publikasi memiliki peranan tak kalah penting. Seksi publikasi bertugas untuk menyebarkan dan mempublikasikan acara agar bisa menarik minat sasaran.
6) Seksi humas
Job description seksi Humas di antaranya adalah berkordinasi dengan lembaga terkait misal lembaga keamanan, ormas-ormas, perizinan, berkoordinasi dengan sekretaris mengenai surat menyurat mengenai izin.
7) Seksi dekorasi
Job description seksi dekorasi meliputi penentuan panggung, tata cahaya, dan dekorasi
8) Seksi keamanan
Job description seksi keamanan meliputi penentuan izin untuk wilayah parkir, berkoordinasi dengan pihak keamanan yang berwajib, berkoordinasi dengan humas mengenai perizinan keamanan, dll.
9) Seksi perlengkapan
Job description seksi perlengkapan meliputi pemenuhan kebutuhan atau perlengkapan yang dibutuhkan selama acara, misalnya panggung, alat, persewaan gedung, dekorasi, perlengkapan publikasi, dll.
10) Seksi Konsumsi
Job description seksi konsumi meliputi koordinasi dengan panitia untuk merencanakan konsumsi, mengatur stand konsumsi, dll.
11) Seksi dokumentasi
Job description seksi dokumentasi meliputi pendokumentasian seluruh kegiatan atau acara dari awal hingga anggir, mendokumentasikan spot-spot sponsor, membuat file dokumentasi yang kreatif dan menarik.

Setelah acara berlangsung dengan baik, tidak lancar job description acara sebuah lembaga atau organisasi selesai begitu saja. Masih ada satu tahapan lagi yang harus diselesaikan, yakni laporan pertanggungjawaban. Laporan pertanggungjawaban perlu disusun untuk mengetahui sejauh mana acara berlangsung dan mengevaluasi kekurangan acara agar bisa menjadi acuan dan patokan di acara-acara berikutnya.

Contoh Job Description Perusahaan

Pentingkah Job Description Tenaga Administrasi

Pentingkah Job Description Tenaga Administrasi

Pentingkah Job Description Tenaga Administrasi di Perusahaan Anda? Anda merasa bahwa selama ini perusahaan Anda ternyata berjalan stagnan dan kurang produktif? Sebelum mengecek terlebih jauh letak kesalahannya di mana, coba Anda cek salah satu posisi yang amat penting dalam laju perkembangan usaha Anda.

Bagian Administrasi. Bagian Administrasi adalah salah satu kunci tombak bagaimana perusahaan Anda bisa melaju. Seperti yang kita ketahui, seorang admin memiliki Job description yang sangat sangat mendukung keberadaan staf-staf di bagian lainnya dalam perusahaan. Pegawai administrasi perkantoran dihadapkan dengan tanggung jawab untuk mengevaluasi kinerja karyawan, melengkapi alat-alat atau kebutuhan kantor yang dibutuhkan demi berlangsungnya laju perusahaan, menciptakan hubungan yang baik antara dirinya dengan pemilik perusahaan, menyiapkan kebutuhan perusahaan atau mengirimkan daftar permintaan barang yang dibutuhkan, serta menciptakan koordinasi yang baik antar karyawan demi terciptanya kegiatan perusahaan yang produktif dan aktif.

Job description administrasi di perusahaan yang sangat beragam tersebut, perusahaan membutuhkan tenaga administrasi yang cakap, lincah, pandai berkomunikasi, dan mampu berorganisasi. Karena job description administrasi yang kompleks itulah, tenaga administrasi dituntut untuk mampu dan bertanggung jawab dengan hampir semua pekerjaan demi tercapainya keberhasilan tugasnya. Pada dasarnya, tugas tenaga administrasi tiap perusahaan sangatlah beragam. Hanya saja, semua perusahaan membutuhkan tenaga adminitrasi yang cakap dan mampu berorganisasi dengan baik agar semua tugas yang ia emban nantinya, bisa berjalan dengan lancar dan membantu perusahaan meningkatkan produktivitas.

Berikut di bawah ini adalah contoh Job description tenaga administrasi sangat multitasking, memiliki tugas dan fungsi yang kompleks. 1. Tenaga administrasi harus mengawasi produktivitas staf dan kualitas kerjanya 2. Menyiapkan ruang kerja yang efektif beserta peralatan kantor untuk staf 3. Memastikan peralatan dan ruang yang ada, sesuai dengan jabatan tiap-tiap staf 4. Tenaga administrasi juga bertugas untuk melaksanakan kegiatan surat-menyurat, pengarsipan, dan memastikan bahwa kegiatan karyawan terdukung oleh dukungan administrasi 5. Merencanakan evaluasi kerja setiap staf atau karyawan agar bisa mencapai target kerja yang sudah ditentukan oleh perusahaan 6. Menyiapkan laporan pertanggung jawaban kepada atasan 7. Melakukan pembaharuan informasi administrasi 8. Menyusun laporan persediaan barang 9. Membuat daftar kebutuhan harian, bulanan atau bahkan tahunan Selain tugas-tugas di atas, tenaga administrasi juga harus bisa memberikan solusi atas apa yang dialami oleh perusahaan jika sewaktu-waktu dibutuhkan masukannya. Tenaga administrasi juga sebaiknya berperan aktif memberikan masukan mengenai perkembangan perusahaan.

Melihat contoh job descripstion tenaga administrasi perusahaan di atas, jika perusahaan yang Anda pimpin mempunyai kendala dan tidak produktif, bisa jadi SOP tenaga administrasi kurang terpenuhi. Sehingga menimbulkan ketimpangan yang bila tidak segera ditangani, akan berdampak lebih buruk bagi eksistensi perusahaan yang Anda pimpin.

Oleh karenanya, keberadaan tenaga administrasi sangatlah penting. Biasanya di dalam sebuah perusahaan rata-rata merekrut tenaga administrasi perempuan dengan berbagai pertimbangan, yang salah satunya adalah pengaturan seorang perempuan yang lebih detail dan jeli. Jangan salah, merekrut tenaga administrasi laki-laki juga tidak salah. kejelian dan keterampilan tidak ditentukan oleh jenis kelamin, tetapi ditentukan oleh kualiats individu masing-masing. Yang pasti, perekrutan tenaga administrasi hendaknya memperhatikan tingkatan pendidikan. Atau menggunakan cara-cara yang biasa digunakan oleh perusahaan dengan menyeleksi karyawan-karyawan lama untuk dinaikpangkatkan dengan memberikan pelatihan-pelatihan sesuai dengan keterampilan yang dibutuhkan perusahaan. Perekrutan dengan cara seperti itu sangat banyak digunakan oleh perusahaan, karena selain sudah bisa melihat perkembangan dan kemajuan calon tenaga administrasi, calon tenaga administrasi tersebut sudah mengenal seluk beluk perusahan dan perkembangannya, sehingga bisa lebih mudah beradaptasi dengan pekerjaan yang akan diemban.

Contoh Job Description Perusahaan

Maksimalkan Tugas dalam Job Desc Desainer Grafis

Maksimalkan Tugas dalam Job Desc Desainer Grafis

Memadukan karya seni visual atau seni rupa dan keindahan bahasa adalah tugas utama seorang desainer grafis. Untuk menjual produk atau jasa perusahaan Anda, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah memanfaatkan tugas desainer grafis untuk menyampaikan pesan atau informasi tentang produk atau jasa perusahaan Anda dengan cara yang unik dan berbeda kepada konsumen.

Selain desainer grafis, masih banyak lagi desain-desain lain yang juga membantu mempermudah penyampaian pesan perusahaan kepada audiens, yakni meliputi web desain, movie production, packaging, typo design, dan lain sebagainya. hanya saja, di artikel ini kita akan khusus membahas Job Description Desainer Grafis dalam sebuah perusahaan.

Dalam rangka menggaet target audiens, desainer grafis harus menyusun gambar, foto, penyesuaian warna, slogan perusahaan hingga pemilihan kata-kata yang tepat untuk menjadikannya satu kesatuan yang padu dalam menciptakan media komunikasi unik yang harmonis. Selain sebagai seorang pekerja seni, desainer grafis juga seorang komunikator yang bertugas untuk memvisualisasikan produk atau jasa perusahaan dengan cara yang mudah dan unik. Tugas seorang desainer grafis yang maksimal dan tepat sasaran akan mendapatkan pundi-pundi rupiah perusahaan Anda.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh seorang desainer grafis dalam bekerja. Misalnya meliputi sikap kerja atau attitude yang membuat seorang desainer grafis menjadi sadar akan tugasnya sebagai media komunikasi antara perusahaan dan target audiens dengan cara yang berbeda. pengetahuan atau skill juga harus diperhatikan oleh perusahaan ketika menentukan seorang desainer grafis dalam perusahaannya. Tanpa keterampilan yang mumpuni, keberadaan seorang desainer grafis hanya akan menambah beban perusahaan dan tidak akan memaksimalkan komunikasi antara perusahaan dan target audiens. Alhasil, selain menjadi beban, perlahan usaha pun perlahan akan tumbang.

Meski seorang desainer grafis adalah pekerja seni yang pada ‘umumnya’ memiliki kebebasan dalam melaksanakan tugasnya, tapi desainer grafis tetap memiliki batasan-batasan yang harus dipatuhi. Di sini perusahaan berperan penting untuk mengatur SOP seorang desainer grafis di perusahaannya. Job description desainer grafis meliputi beberapa hal berikut.
1. Menciptakan desain yang sempurna dengan memasukan karya seni dan bahasa
2. Menyampaikan pesan berupa jasa atau produk perusahaan kepada masyarakat dengan cara yang unik
3. Memposisikan diri sebagai pemecah masalah dalam kebuntuan komunikasi dengan menciptakan komunikasi baru dalam bentuk visual
4. Menciptakan desain yang informatif dan komunkatif yang bisa menyentuh sisi psikis audiens
5. Selalu kreatif dan memiliki wawasan baru akan perkembangan audiens yang selalu berubah sewaktu-waktu.
Adapun kode etik yang harus dipatuhi oleh seorang desainer grafis, di antaranya sebagai berikut.
1. Selalu patuh kepada kode etik profesi
2. Memberikan gambaran yang tepat tentang kualifikasi dan pengalaman kerja yang dimilikinya kepada perusahaan agar perusahaan mengetahui sejauh apa kemampuan atau perkembangan skill seorang desainer grafis.
3. Mempromosikan keprofesiannya dengan profesional
4. Mengerjakan tugas tanpa merugikan perusahaan atau yang bersifat melanggar hukum
5. Bekerja sama dengan rekan seprofesi atau anggota yang terlibat dalam bidang tersebut agar bisa tercapai kepentingan bersama, terutama kepentingan perusahaan
6. Mendiskusikan masalah-masalah yang saling berkaitan dan mencarikan solusinya dengan menerapkan ke dalam desain yang merupakan tugas seorang desainer grafis

Contoh Job Description Perusahaan

Jabatan dan Job Description Kasir

Jabatan dan Job Description Kasir

Kasirpun mempunyai Job Description Kasir. Anda sudah terbiasa berbelanja ke minimarket atau toko swalayan? Jika iya, tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan keberadaan kasir-kasir minimarket, distro atau toko swalayan tersebut.

Pada umumnya, minimarket, swalayan, toko baju, distro bahkan supermarket besar tidak selalu dijaga dan diawasi oleh pemiliknya. Kita sudah biasa menemukan toko-toko modern semacam itu sudah tidak perlu penjagaan ketat selama 24 jam oleh pemiliknya. Kenapa? karena keberadaan kasir-kasir tersebut sudah sangat membantu memantau jalannya perusahaan retail atau toko modern. Keberadaan kasir dalam sebuah toko retail modern dan sejenisnya sangatlah menentukan seberapa besar keutungan perusahaan. Kasir merupakan ujung tombak dan penentu keeksisan perusahaan. Berikut adalah contoh job description kasir atau teller.

1. Menjalankan proses penjualan dan pembayaran jika terjadi transaksi Seorang kasir bertugas untuk menginput dan mengoutput keluar masuk barang setiap kali ada transaksi dari konsumen.
2. Mencatat semua transaksi
Transaksi masuk dan keluar baik dari penerimaan stock barang atau terbelinya barang oleh pembeli, wajib tercatat oleh kasir.
3. Memberikan informasi yang jelas dan komunikatif mengenai suatu produk kepada pelanggan atau konsumen.
4. Melakukan pengecekan atas stock barang secara berkala
5. Mengenal produk yang ditawarkan kepada konsumen
6. Melakukan pelaporan kepada atasan mengenai jumah barang yang menipis dan mengajukan permintaan barang
7. Menjaga mutu barang dan memperhatikan kualitas kerja sesama rekan agar sesuai dengan SOP
8. Menjaga kebersihan barang dan kualitas barang agar selalu layak jual

Selain job description kasir di atas, ada tugas-tugas lain yang juga harus dipenuhi oleh kasir. Misalnya:
1. Memberikan pelayanan yang baik, ramah, dan sabar kepada setiap pelanggan yang datang.
2. Mampu melakukan penghitungan secara cermat dan teliti. Kesalahan dalam penghitungan bisa menyebabkan terjadinya selisih barang dengan uang.
3. Mampu berkomunikasi dengan baik. komunikasi yang kurang baik oleh kasir kepada pelanggan bisa membuat pelanggan merasa tidak nyaman. Hal ini bisa menyebabkan berkurangnya konsumen dan bisa menurunkan jumlah transaksi yang pada akhirnya bisa merugikan perusahaan.
4. Bersikap jujur dan bisa diandalkan.
Apa jadinya jika kasir yang dimiliki oleh toko modern dan sebagainya itu tidak jujur? Bisa jadi sangat merugikan perusahaan dan konsumen karena ketidak jujurannya dalam bekerja dan mengembang amanah. Tidak sedikit kasir yang tidak jujur, yang pada akhirnya sangat merugikan perusahaan dan kasir lainnya.
5. Seorang kasir juga harus bekerja sama dengan kasir lainnya. tanpa kerja sama yang baik, toko retail atau minimarket tersebut tidak akan maksimal. Suasana keakraban yang terjalin di antara kasir, dapat menciptakan suasana positif yang membuat pelanggan merasa nyaman.

Demikian adalah penjabaran dari contoh job description kasir atau teller.

Contoh Job Description Perusahaan

Job Description dalam Proses Produksi

Job Description dalam Proses Produksi

Sebelum kita membahas tentang job description logistik atau pengadaan barang, sebaiknya kita kenali dulu apa itu logistik. Orang awam selama ini mengetahui bahwa logistik merupakan suatu proses penyediaan barang yang dibutuhkan oleh perusahaan. Logistik merupakan bagian dari perusahaan yang mempunyai peran untuk pengadaan, penyimpanan, dan pendistribusian barang yang dibutuhkan oleh perusahaan. Pengadaan barang tersebut sangat diperlukan untuk kelanjutkan kegiatan operasional perusahaan.

Sejatinya pengadaan barang atau logistik merupakan bagian yang ada di hampir semua perusahaan. Namun, umumnya pengadaan barang atau logistik kebanyakan ada pada perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan perdagangan.

Berikut di bawah ini adalah job description logistik, yang meliputi:
1. Receiving (penerimaan)
Pada Kegiatan receiving ini, staf logistik harus memastikan barang yang diterima daru suppnlier dalam keadaan yang baik dan tidak cacat, memastikan barang yang datang dicek oleh QC, selanjutnya adalah melakukan penimbangan barang yang datang untuk memastikan benar atau tidaknya jumlah barang yang diinginkan, dan memastikan barang yang datang ditata dengan rapi sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh perusahaan.
2. Stop Keeper (supply)
Pada kegiatan ini, staf logistik harus menyuplai barang dengan baik dan benar.
3. Shipment
Yakni memastikan barang dikirim dengan baik dan benar, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan

4. Entry data
Staf logistik harus mengupdate barang yang masuk dan keluar dengan benar, teliti dan tepat waktu, memastikan barang-barang tertata rapi, serta memberikan informasi tentang stok data barang, dan selalu melakukan stok opname sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.
5. Distribusi
Yakni mensidtribusikan barang-barang ke bagian-bagian produksi atau bagian lain yang diperlukan
6. Controlling
Mengontrol dan memonitor perkembangan pendistribusian dan memastikan bahwa barang digunakan dengan sewajarnya.  

Contoh Job description logistik tersebut pada akhirnya bertujuan untuk merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan pergudangan, pendistribusian, penyimpanan dan pengadaan barang agar bisa terpenuhi kebutuhan perusahaan dengan tepat waktu dan efisien. Oleh karenanya, manajemen waktu juga perlu diperhatikan oleh staf logistik. Karena apabila sedikit saja salah menentukan kapan seharusnya penyediaan barang dilakukan atau didistribusikan, maka akan mengganggu proses produksi perusahaan.

Contoh Job Description Perusahaan

Merancang Job Description HRD Dalam Perusahaan

Merancang Job Description HRD Dalam Perusahaan

Dalam sebuah perusahaan, keberadaan HRD sangatlah penting, mengingat sumber daya manusia yang tersedia di dalam perusahaan ditentukan oleh HRD. Maka diperlukan Job Description HRD dalam rangka mengendalikan sumber daya manusia yang tersedia di dalam perusahaan memiliki tanggung jawab yang tidak mudah.

Tugas HRD secara umum memang membangun kompetensi SDM dan meningkatkan produktivitas kerja mereka agar bisa mencapai tujuan yang diinginkan oleh perusahaan. Jadi, tugas seorang HRD sebetulnya tidak melulu tentang merekrut SDM semata, melainkan juga mengambil keputusan untuk memilih SDM yang tepat agar bisa ditempatkan di tempat yang sesuai dengan kapabilitasnya. Semua tugas HRD dalam pengembangan kapabilitas SDM suatu perusahaan tentunya tidak akan berhasil jika tidak dibarengi dengan pembangunan sistim dan program yang mendukung, mulai dari perencanaan rekruitmen, pemilihan staf, perfromance management, training, career development, dan lain sebagainya.

Mengelola SDM perusahaan tidaklah mudah, karena seorang HRD harus memperlakukan SDM dengan baik, dengan cara yang bisa diterima oleh makhluk hidup seperti manusia. Manajemen sumber daya manusia merupakan prosedur yang turut menentukan perusahaan atau organisasi berada di posisi mana, posisi yang menanjak atau terjun bebas. Oleh karenanya, perekrutannya tidak boleh semabarangan. Karena itulah, tenaga HRD yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk bisa menyeleksi SDM-SDM yang baik.

Berikut adalah job description HRD perusahaan.
1. Menyusun kebijakan pengelolaan SDM perusahaan sesuai jangka waktu yang ditetapkan, bahkan jangka panjang maupun jangka pendek. 2. Merekrut SDM yang berkompeten dan mempunyai kapabilitas yang tinggi dan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan
3. Menyusun rencana kerja sesuai dengan kebijakan dan sistim SDM yang telah ditetapkan oleh perusahaan
4. Mengontrol pelaksanaa fungsi SDM di seluruh perusahaan
5. Memastikan SDM bekerja dengan baik sesuai dengan Job description masing-masing dan tidak menyalahi aturan atau rencana kerja
6. Mengontrol anggaran yang efisiensi untuk SDM
7. Mengontrol pelaksanaan tugas pelatihan dan pengembangan untuk SDM demi meningkatkan performa SDM di masing-masing bidang
8. Merencanakan kebutuhan yang dibutuhkan oleh tenaga kerja yang terhimpun dalam perusahaan
9. Mengoptimalkan kelancaran operasional perusahaan
10. Menetapkan sistim yang sesuai untuk mengukur atau menilai aspek penting dari pengembangan SDM
11. Mengontrol permalasahan dan melaporkan masalah yang ada mengenai keberadaan SDM sesuai dengan skala waktu yang ditentukan

Secara garis besar, job description HRD meliputi, seleksi SDM atau rekruitmen, compentation and benefit, personel administration, interal and external affair, HR policies and procedures, job design, performance management and career development, training, pelaporan dan tugas-tugas tambahan.
Ruang lingkup job description HRD pada intinya adalah melakukan pemeliharaan dan pengawasan secara maksimal terhadap SDM mulai dari tahap perencanaan perekrutan hingga evaluasi. Bayangkan betapa rumitnya tugas HRD karena harus memastikan bahwa SDM yang dimiliki oleh perusahaannya harus benar-benar memiliki kapabilitas. Seandainya saja HRD melakukan kesalahan setitik saja dalam perekrutan atau pemeliharaan, dan kesalahan dalam pengambilan keputusan terhadap SDM, maka dampakanya adalah stabilitas perusahaan akan terganggu. Terganggunya stabilitas perusahaan bisa menyebabkan produktivitas yang menurun bahkan menurunkan provit.

Contoh Job Description Perusahaan

Menyusun Job Description Costumer Service

Job Description Customer Service

Bagaimana cara menyusun Job Description Customer Service? Costumer Service (CS) dalam bahasa Indonesia berarti pekerjaan untuk pelayanan pelanggan. Costumer Service adalah posisi pekerjaan yang menangani segala bentuk permasalahan yang dikeluhkan atau dialami konsumen mengenai produk barang atau jasa suatu perusahaan. Pelayanan tersebut disediakan oleh suatu perusahaan yang bertujuan untuk melayani keluhan-keluhan ketidakpuasan atau apresiasi pelanggan kepada produk barang atau jasa perusahaan. Keberadaan seorang costumer service menjadi sumber pemecahan masalah atau diharapkan bisa memberikan solusi atas apa keluhan pelanggan serta mencatat persoalan atau pesan, dan kritik, agar persoalan tersebut bisa diselesaikan oleh perusahaan yang bersangkutan.

Costumer service bisa dikategorikan sebagai pekerjaan pokok yang di dalamnya terdapat interaksi langsung antara pelanggan atau konsumen dengan pihak perusahaan baik melalui telepon atau kontak langsung. Pada prinsipnya, costumer service harus menerapkan prinsip kehati-hatian dan harus memiliki pemahaman yang lebih terhadap produk barang atau jasa yang dimiliki oleh perusahaan tempat ia bekerja. Costumer service juga dituntut untuk menjaga rahasia perusahaan dan melakukan pemeliharaan nasabah. Seorang costumer service dituntut untuk memberikan penampilan dan kesan yang terbaik kepada pelanggan atau konsumen, dan komunikatif.

Karena pekerjaannya yang selalu dihadapkan secara langsung dengan konsumen yang kebanyakan kecewa atau memiliki keluhan, diharapkan SDM yang ditempatkan pada posisi ini harus memiliki sikap yang sabar, tanggap menganalisa masalah dan memberikan solusi, mengindentifikasi kebutuhan nasabah dengan efektif. Menurut Kasmir (2005:182), costumer service berfungsi sebagai berikut. 1. Sebagai resepsionis 2. Sebagai deskman 3. Sebagai salesman 4. Sebagai relation officer 5. Sebagai komunikator

Secara mendetail, job description costumer service di antaranya adalah sebagai berikut. 1. Berhubungan langsung dengan konsumen atau pelanggan 2. Memasarkan produk barang atau jasa perusahaan kepada konsumen 3. Melakukan pencatatan pelaporan keluhan konsumen 4. Memberikan informasi produk kepada konsumen dengan jelas 5. Melayani keluhan dan permintaan konsumen 6. Melayani segala bentuk komplain dan segera mencarikan solusinya 7. Melaksanakan tugas yang sesuai dengan perintah atau petunjuk dari atasan Karena job description customer service yang sedemikian itulah, dibutuhkan SDM yang komunkatif dan informatif oleh sebuah perusahaan. SDM yang tidak mumpuni, akan mengakibatkan terjadinya hal-hal fatal yang tidak diinginkan, misalnya kecewanya konsumen terhadap pelayan costumer service yang kurang ramah atau kurang komunikatif.

Contoh Job Description Perusahaan

Apa Job Description Driver atau Sopir Perusahaan

Apa Job Description Driver atau Sopir Perusahaan

Kita bahas tentang Contoh Job Description Driver atau Job Description Pengemudi merupakan sebuah pekerjaan yang berkutat di jalanan. Sehingga tidak heran apabila seorang pengemudi (sopir) lebih mengutamakan keselamatan seluruh orang yang ada di dalam kendaraan.

Sopir atau Driver harus memperhatikan Job Description Driver di antaranya sebagai berikut. Melihat: Anda akan mengoperasikan mesin yang rumit ketika mencoba untuk menemukan alamat, berbicara dengan penumpang dan mengamati pengemudi lain di jalan. Anda akan membutuhkan koordinasi tangan-mata yang besar untuk memastikan Anda tidak ada kecelakaan.

Tugas yang paling penting dari driver mengantar penumpang atau pengiriman barang untuk mengemudi dengan aman ke tujuan mereka. Driver juga sering diharapkan dapat membantu dengan bongkar muat produk mereka, menyimpan log dari kegiatan mereka dan memastikan kendaraan akan dipertahankan dalam keadaan baik. Pengiriman paket driver layanan dan orang-orang yang pekerjaannya melibatkan penjualan sering harus menerima pembayaran untuk jasa dan menangani dokumen lain yang berkaitan dengan pengiriman.

Beberapa mungkin bertanggung jawab untuk memperoleh pelanggan baru sepanjang rute pengiriman. Untuk menjamin pelayanan yang standard sekaligus kenyamanan penumpang, maka pengudi, driver atau sopir wajin menjalankan aturan yang diberikan oleh perusahaan yaitu melaksanakan Contoh Job Description Driver. 

Contoh Job Description Perusahaan

Peran Job Description Guru Yang Berkualitas

Peran Job Description Guru Yang Berkualitas

Job Description Guru dalam proses Pendidikan merupakan proses interaksi antara pendidik dengan peserta didik untuk mencapai tujuannya, yakni membentuk kaum-kaum intelektual yang berkualitas dan mumpuni di segala bidang. Ada banyak sekali bidang ilmu pengetahuan di dunia ini, yang tentunya membutuhkan spesifikasi guru yang juga sesuai dengan keilmuan yang dimiliki.

Berdasarkan peraturan pemerintah nomor 74 pasal 52 ayat 1 tentang guru, mencakup kegiatan pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik serta melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan tugas pokok. Artinya, pendidik harus memiliki kemampuan mengajar sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya. Selain menjadi guru, selain sebagai pengajar memiliki peran ganda yakni bertugas pula sebagai pendidik. Tugas seorang pengajar adalah mengajarkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya, atau melakukan transfer ilmu kepada peserta didiknya dan membantu mengembangkan kemampuan intelektual, afektif, dan psikomotorik. Sedangkan sebagai pendidik, adalah mengarahkan secara psikologis, sosial dan moral kepada peserta didik agar bisa menjadi manusia yang berisi secara intelektual dan nurani ketika terjun ke dalam masyarakat.

Untuk mencapai amanah yang terkandung dalam peraturan pemerintah, seorang guru atau calon guru harus melaksanakan job description guru dengan baik. Contoh job description guru adalah sebagai berikut.

1. Menyusun materi ajar untuk diajarkan kepada peserta didik
2. melaksanakan program sesuai dengan mata pelajaran yang akan diajarkan
3. melakukan koordinasi dengan wali kelas setiap kali menghadapi masalah atau menemui perkembangan yang dialami oleh peserta didik, baik tentang kesulitan menerima pelajaran atau kemajuan pesat saat menerima pelajaran
4. memberikan materi ajar yang sesuai dengan tingkatan kelas peserta didik
5. memberikan gambaran mengenai materi dan memberikan contoh implementasi dalam kehidupan sehari-hari
6. mengadakan penilaian terhadap pelaksanaan pengajaran, sejauh mana materi yang disampaikan bisa diterima oleh peserta didik
7. menyusun laporan perkembangan kegiatan belajar mengajar demikian contoh jobe description guru yang bisa dijadikan patokan.

Job description guru sebaiknya dijadikan sebagai pedoman dalam bekerja, yakni mendidik dan mengajar agar bisa mengetahui sejauh mana pekerjaannya sebagai seorang guru bisa memberikan transfer ilmu kepada peserta didik. Job desription guru ini juga bisa dijadikan patokan berhasil tidaknya guru menjalankan tugasnya.

Contoh Job Description Perusahaan

Contoh Job Description Kurir yang Perlu Dipahami sebelum Membuka Jasa Pengiriman Barang

Contoh Job Description Kurir

Ini tentang Contoh Job Description Kurir. Mungkin Anda sering menerima barang yang diantarkan oleh seorang petugas dari sebuah perusahaan ekspedisi? Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan jasa petugas dari sebuah perusahaan ekspedisi tersebut. Iya, mereka adalah seorang kurir yang senantiasa mengantarkan barang ke alamat-alamat pemesan barang yang akan ia antarkan. Kalau kita menelusuri jejak-jejak masa kecil kita, maka pastilah di antara kita dan teman-teman yang lainnya, tidak ada yang terbesit dalam pikirannya untuk bercita-cita menjadi seorang kurir atau pengantar barang di masa depan nanti. Banyak orang yang menganggap bahwa menjadi kurir kurang memiliki prestise yang tinggi dan seringkali diabaikan dan dipandang sebelah mata oleh masyarakat luas. Padahal, menjadi seorang kurir tidaklah serendah itu.

Menjadi kurir tentunya tidak mudah selain harus memiliki tanggung jawab dan kejujuran, seorang kurir juga harus selalu bugar mengingat pekerjaannya yang membutuhkan kekuatan fisik yang kuat. Ada beberapa contoh job description kurir yang harus dipenuhi oleh karyawan yang bertugas sebagai kurir agar bisa meningkatkan laju kembang perusahaan.

Job description kurir yang paling utama adalah mengantarkan barang dengan penuh tanggung jawab dan tepat waktu, yang juga menjadi prinsip yang harus selalu dipegang teguh oleh seorang kurir. Jadi, jika seorang kurir tidak memiliki kedisplinan yang tinggi dan kejujuran, sudah pasti akan mengganggu kenyamanan pelanggan atau pengguna jasa pengiriman dan tentunya mencoreng nama baik perusahaan. Ada banyak sekali perusahaan yang membutuhkan seorang kurir dalam laju perkembangannya. Tanpa kurir-kurir tersebut, perusahaan-perusahaan ekspedisi atau penyedia layanan kiriman barang tidak bisa eksis dan bertahan di masyarakat. Melihat fakta tersebut, tentunya keberadaan kurir tidak bisa diremehkan.

Tidak hanya perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa ekspedisi, kurir juga sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar yang bergelut di bidang di luar pengiriman barang. Perusahaan-perusahaan besar lainnya juga menganggap penting pekerjaan kurir. Misalnya ketika ada kesalahan pengiriman dokumen, barang yang tertinggal, perusahaan besar biasanya membutuhkan seorang kurir untuk bisa mengambil dan mengantarkan barang tersebut agar tiba tepat waktu ketika dibutuhkan. Setiap perusahaan tersebut memiliki standar job description kurir yang berbeda-beda. Pekerjaan kurir di berbagai bidang pengiriman barang misalnya pengiriman barang oleh jasa ekspedisi, pengiriman surat, pengiriman cek giro, pengambilan dokumen perusahaan, pengambilan dokumen atau rekening, mengurus perpanjangan perizinan, penggandaan dokumen, dan lain sebagainya. Tentunya setiap perusahaan memiliki SOP yang berbeda tentang job description kurir. 

Nah, menjadi seorang kurir memang bukanlah sebuah cita-cita yang diinginkan oleh masyarakat, kan. Tapi, menjadi bosnya para kurir, siapa sih yang tidak ingin? Jika Anda ingin membuka perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman jasa, tentunya wajib memahami job description kurir agar perusahaan Anda bisa berkembang dengan baik ke depannya.

Berikut contoh job description kurir seperti di bawah ini.
1. Mengirim barang tepat waktu
2. Memastikan barang yang diterima oleh konsumen atau pelanggan dalam keadaan baik dan tidak rusak
3. Menjaga kerahasiaan barang dan menjaga serta menjaga keamanan dokumen
4. Mengecek terlebih dahulu barang yang akan dikirimkan kepada konsumen agar terjadi kesalahan pengiriman barang
5. Membantu mengecek dan mengemasi barang agar layak antar dan tidak rusak
6. Membantu mengecek stok barang yang ada
7. Menjaga hubungan baik dengan pelanggan
8. Membuat laporan harian mengenai barang yang terkirim dan diterima konsumen
9. Mengambil barang atau dokumen dari konsumen

Contoh Job Description Perusahaan