Paket SOP Marketing New Update 2018

Kini telah terbit Paket SOP Marketing New Update 2018 dengan PEMBARUAN FLOWCHART dan TAMBAHAN 7 ITEM BARU SOP. Serta dilengkapi dengan contoh dan panduan penyusunan Marketing Plan.

Tanpa Ribet!
Tanpa Bingung & Pusing Sakit Kepala!
Dijamin jari tidak keriting! karena Ngetik dari Awal!!!
Cukup Copy Paste dan Edit!!
*******************************
Total Investasi  Rp.950.000
Untuk pembelian sekarang semua SOP tersebut kami Bundel dalam 1 (satu) paket. Cukup Anda donasi sebesar Rp. 395.000.
 *******************************
Pembelian Sekarang
Rp. 950.000,- Hanya Rp. 395.000,-

Hanya dengan Investasi Rp.395.000,000
Anda sudah mendapatkan Paket SOP Marketing Lengkap:

A.    BIDANG PROMOSI
1.    Penentuan pasar, perencanaan produk, manajemen harga, distribusi, komunikasi promosi dan menentukan jenis.
1.    Periklanan (Advertising), 
2.    Penjualan Tatap Muka (Personal Selling)
3.    Publisitas (Publisity),
4.    Promosi Penjualan (Sales promotion);
5.    Pemasaran Langsung (Direct marketing)
2.    Membuat Rencana anggaran biaya untuk merealisasikan program/strategi pemasaran yang disesuaikan dengan anggaran biaya dari perusahaan.
3.    Laporan dan Penilaian hasil program/strategi pemasaran.

B.    BIDANG SALES
1.    Membuat daftar pelanggan prospek sesuai dengan segmentasi yang diinginkan Perusahaan.
2.    Melakukan proses penjualan sesuai daftar target yang sudah ditentukan dan disepakati bersama.
3.    Menyiapkan materi/tools yang akan digunakan dalam proses penjualan ke pelanggan dan melakukan presentasi. *)
4.    Melakukan proses penjualan mulai dari awal perkenalan, negosiasi sampai dengan pembuatan kontrak dengan pelanggan.
5.    Membuat laporan aktivasi Sales mingguan sesuai format laporan yang disepakati dengan koordinator dan laporan bulanan sesuai format laporan yang sudah ditentukan.

C.    BIDANG MARKOM
1.    Membuat Data Base Pelanggan
2.    Membuat Direct Mail atau News Letter untuk Pelanggan dan Calon Pelanggan.
3.    Menyusun Program Promosi Lewat Media Online (Web & Social Media).
4.    Melaksanakan SMS Broadcasting Untuk Maintenance Pelanggan.

D.    BIDANG RISET DAN PENGEMBANGAN
1.    Melakukan Survey Kepuasan Konsumen
2.    Membuat Action Plan atas hasil survey *)
3.    Melaksanakan Action Plan

E.    SOP TAMBAHAN 2015
1.    PEMBUATAN PAKET/PRODUK BARU
2.    KUNJUNGAN KE PELANGGAN
3.    PEMBUATAN KONTRAK KERJASAMA
4.    TELEMARKETING
5.    MEMBUAT DATABASE PROSPEK
6.    SALES MAINTAIN
7.    DIRECT MAIL

F.    LAMPIRAN FORMULIR-FORMULIR
1.    Form Data Pelanggan
2.    Form Daftar Pelanggan Prospek
3.    Form RAB/Budgeting
4.    Form Action Plan
5.    Form Laporan Penjualan
6.    Form Kuisioner/Survey
7.    Form Schedule Update Status Media Sosial
8.    Form Schedule SMS Broadcasting
9.    Form Cheklist Tools Penjualan
10.    Form Daftar Sales Call/Kunjungan

 *****


Paket Kumpulan Contoh SOP Perusahaan (Kompilasi)

PAKET HEMAT!!!
Dapatkan Paket Kumpulan Contoh SOP Perusahaan Lengkap (Kompilasi)!!
Terdiri dari Ratusan Contoh SOP Perusahaan dalam bentuk Dokumen MS Word (Editable). 

PAKET 1, PAKET (HEMAT) KOMPILASI TERDIRI DARI:
1.Paket Contoh Job Descriptions, senilai Rp. 450.000,-
2.Paket SOP HRD (HR – SDM), senilai Rp. 450.000,-
3.Paket SOP General Affair (GA), senilai Rp. 350.000,-
4.Paket SOP Penggajian, senilai Rp. 350.000,-
5.Paket SOP Keuangan, Accounting, senilai Rp. 395.000,-
6.SOP Perpajakan (Tax) Perusahaan, senilai Rp. 350.000,-
7.Paket SOP Marketing Perusahaan, senilai Rp. 395.000,-
8.Peraturan Perusahaan dan Contoh Pedoman Karyawan, senilai Rp.450.000,-

Total Investasi Rp. 3.500.000,-

Order Sekarang Anda Hanya Bayar Rp.1.500.000,-
Anda sudah dapatkan “Ratusan” contoh “SOP  PERUSAHAAN”
dan “Ratusan” contoh “JOB DESCRIPTION”
(Dijamin Anda tidak dapatkan di tempat lain)

UPDATED 2017

Ini Bukan SOP/File Sampah!!! 



ORDER SEKARANG!!!

Anda Akan Dapatkan Paket Sebagai Berikut:

1. Kumpulan JOB DESCRIPTION, 
berisi ratusan Job Desc dari beberapa Bidang dan Profesi
Terdiri dari 100 halaman Lebih:
1. SOP Perhitungan Gaji Bulanan,
2. SOP Perhitungan Penghasilan Lain,
3. SOP Perhitungan PPh 21, 4. PPh Pasal 23,
5. SOP Pasal 4 (2) Final, 6. SOP PPh Pasal 25/29,
7. SOP Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ,
Dilengkapi dengan Flowchart,
Lengkapnya klik di sini!!!

2. PERATURAN PERUSAHAAN & PEDOMAN KARYAWAN
Contoh Peraturan Perusahaan sesuai Undang – Undang Tenaga Kerja dan ditambah Contoh Pedoman Karyawan

3. SOP Untuk Departemen HRD – SDM  Terabaru (NEW)
Terdiri dari 45 Item SOP Untuk HRD (Human Resourses Development)  dan General Affair. Dilengkapi  Formulir HRD, Instruksi Kerja dan Kebijakan Perusahaan. Total 179 Halaman. Lengkapnya di sini!

4. Cotoh SOP GA (GENERAL AFFAIR)
Terdiri dari 13 SOP yaitu:
Prosedur-01 Control Area; Prosedur-02 Penggunaan Telepon Kantor;
 Prosedur-03 Inventory Dan Kontrol Kendaraan Bermotor;
Prosedur-04 Peyerahan Kendaraan Dinas;
 Prosedur-05 Perpanjangan Surat Kendaraan Kantor;
Prosedur-06 Pembelian Bbm Kendaraan Kantor;
Prosedur-07 Penggantian BBM Kendaraan Dinas;
Prosedur-08 Perawatan Dan Perbaikan Mobil Kantor;
 Prosedur-09 Peminjaman Kendaraan Kantor;
Prosedur-10 Penyediaan Alat Tulis Kantor (Atk).
Prosedur-11 SOP Peminjaman Alat Kerja;
Prosedur-12 SOP Pemakaian Inventaris/Peralatan Kantor;
Prosedur-13 SOP Penanganan Kecelakaan Kerja   

    5. SOP Keuangan & Accounting
    Terdiri 29 halaman Sitem Keuangan,
    dan 25 Halaman SOP Accountingyang meliputi
    a. Prosedur Peneriman Uang
    b. Prosedur Pengeluaran Uang
    c. Prosedur Penagihan Piutang
    d. Prosedur Penerimaan dan Pembayaran Tagihan
    e. Perhitungan dan Pelaporan Pajak (PPH psl 21)
    f. SOP Pencatatan Akuntansi
    Dilengkapi dengan Formulir-formulir pendukung.
    Serta 22 Halaman SOP Administrasi Penggajian.
    Lengkapnya klik di sini!

    6. Contoh SOP Perpajakan
    Terdiri dari 100 halaman Lebih:
    1. SOP Perhitungan Gaji Bulanan,
    2. SOP Perhitungan Penghasilan Lain,
    3. SOP Perhitungan PPh 21, 4. PPh Pasal 23,
    5. SOP Pasal 4 (2) Final, 6. SOP PPh Pasal 25/29,
    7. SOP Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ,
    Dilengkapi dengan Flowchart,
    Lengkapnya klik di sini!!!

    7. Contoh SOP Administrasi Penggajian Lengkap
    Terdiri dari 22 halaman, sebagai berikut:
    Prosedur Administrasi Penggajian;
    Kebijakan (Policy) Admistrasi Penggajian, Sistem Penggajian;
    Benefit dan Pajak Penghasilan;
    Serta Flowchart dan Formulir-Formulir Penggajian.

    Semua Anda dapatkan Hanya dengan :

    Donasi Rp. 3.500.000,-
    ORDER SEKARANG!!!
    Hanya Rp.1.500.000,-

    https://www.contohsop.com/p/cara-order.html
    Hanya Rp.1.500.000,-

    ***

     

    SOP/Prosedur Penjualan Barang

    Sop Prosedur Penjualan Barang

    Untuk membuat Prosedur Penjualan Barang kepada Pelanggan yang harus diperhatikan adalah Format Narasi Penyusunan SOP atau Prosedur  Penjualan Barang tersebut.
    Adapun untuk memberikan gambaran maka bisa kami berikan contoh bahwa Narasi Prosedur Penjualan Barang terdiri dari:

    1. UNIT KERJA TERKAIT
    Unit terkait terdiri dari:

    • 1. Bagian Sales
    • 2. Bagian Gudang 
    • 3. Bagian Keuangan

    2. TUJUAN
    Prosedur ini merupakan pedoman dalam proses penjualan barang kepada pelanggan

    3. RUANG LINGKUP
    Prosedur ini mencakup aktivitas proses penjualan barang kepada pelanggan

    4. REFRENSI
    Terdiri dari:

    • 1. Peraturan Perusahaan yang berlaku
    • 2. Pedoman ISO 9001:2008

    5. DOKUMEN TERKAIT

    • 1. Purchase Order 
    • 2. Sales Order 
    • 3. Bukti Pembayaran dari Pelanggan 
    • 4. Delivery Order 
    • 5. Tanda Terima Barang 
    • 6. Database Stok Barang 
    • 7. Surat Pemberitahuan Stok Barang Tidak Tersedia

    6. DEFINISI

    • 1. Pelanggan adalah pembeli produk, baik atas nama individu maupun atas nama organisasi/perusahaan
    • 2. Purchase Order (PO) adalah surat pemesanan barang dari Pelanggan yang berisi detail barang yang akan dipesan. PO juga berfungsi sebagai salah satu bukti transaksi keuangan.
    • 3. Sales Order (SO) adalah dokumen yang merekam pesanan barang dari Pelanggan. SO juga digunakan untuk menyampaikan kebijakan Perusahaan kepada Pelanggan, termasuk diantaranya adalah cara pembayaran pesanan.
    • 4. Delivery Order (DO) adalah dokumen yang berfungsi sebagai surat untuk mengeluarkan barang dari gudang sekaligus sebagai surat pengantar barang kepada Pelanggan.
    • 5. Tanda Terima Barang adalah dokumen yang menyatakan Pelanggan sudah menerima barang yang dikirimkan.

    7. PROSEDUR

      • 1. Pelanggan memberikan Purchase Order berisi jenis barang yang ingin dibeli.
      • 2. Bagian Sales menerima permintaan pelanggan dan meneruskannya ke Bagian Gudang.
      • 3. Bagian Gudang memeriksa apakah barang tersebut masih ada stoknya. Apabila masih ada stok barang, Bagian Gudang meneruskan kepada Bagian Sales untuk membuat Sales Order kepada Pelanggan (langkah 5). Apabila stok barang tidak ada, Bagian Gudang meneruskan kepada Bagian Sales untuk membuat surat pemberitahuan tidak ada stok barang (langkah 4).
      • 4. Bagian Sales menyampaikan surat pemberitahuan tidak ada stok barang kepada Pelanggan.
      • 5. Bagian Sales menyampaikan Sales Order dan cara pembayaran kepada Pelanggan.
      • 6. Pelanggan membayar pembelian Barang melalui transfer atau kartu kredit.
      • 7. Bagian Keuangan mengkonfirmasi pembayaran Pelanggan. Apabila pembayaran terkonfirmasi, Bagian Keuangan meneruskan informasi ke Bagian Gudang untuk mengirimkan barang (langkah 9). Apabila pembayaran tidak terkonfirmasi, Bagian Keuangan meneruskan informasi ke Bagian Sales untuk mengkonfirmasikan ulang pembayaran kepada Pelanggan (langkah 8).
      • 8. Bagian Sales mengkonfirmasikan ulang pembayaran kepada Pelanggan.
      • 9. Bagian Gudang mengirimkan barang kepada Pelanggan
      • 10. Pelanggan menerima barang dan menandatangani Tanda Terima Barang.

        8. INDIKATOR UKURAN KEBERHASILAN
        Indikator Keberhasilan terdiri dari:

        • 1. Barang yang dikirimkan kepada pelanggan sesuai spesifikasi yang disampaikan dalam Purchase Order
        • 2. Tidak ada komplain dari Pelanggan


        9. LAMPIRAN

        • 1. Diagram Alir Prosedur Penjualan Barang
        • 2. Format Sales Order
        • 3. Format Delivery Order
        • 4. Format Tanda Terima Barang
        • 5. Format Database Stok Barang

        Anda bisa dapatkan Prosedur Penjualan Barang jika Anda pesan/Order SOP Marketing. Detailnya di Sini!

        Langkah-langkah Perijinan Perumahan untuk Developer Property

        Berikut adalah langkah-langkah dari awal pengurusan perizinan (IMB) bagi Developer Property yang akan membangun perumahan.
        1.    Memastikan tanah yang akan dikelola sebagai perumahan berada pada jalur yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Kota ( RTRK) agar tidak kesulitan untuk ijin pemanfaatan tanahnya.

        2.    Melakukan pengecekan RTRK, apakah daerah tersebut nantinya diperuntukkan untuk apa, untuk
        pemukiman, industri atau memang jalur hijau.

        3.    Apabila ternyata daerah tersebut direncanakan sebagai pemukiman maka kita bisa lanjutkan untuk rencana mengembangkan perumahan.

        4.    Lanjut ke langkah berikutnya, adalah mengurus perijinan pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

        5.    Pengurusan ijin untuk Advice Planning, yaitu ijin kesesuaian antara Site Plan pengembangan perumahan dan tata ruang di daerah tersebut.

        6.    Mesiapkan dan melampirkan syarat wajib antara lain:
        a.    proposal ijin pemanfaatan ruang, yang berisi segala sesuatu yang berkaitan dengan perencanaan lokasi tersebut,
        b.    juga dilampiri sertifikat tanah, apabila tanah itu masih atas nama orang lain dilampiri surat kuasa bermeterai cukup untuk mengurus perijinan tersebut.
        c.    Gambar perencanaan lahan (Site Plan) sudah pasti harus ada.

        7.    Memastikan keluar produk dari ijin ini adalah Gambar Rekomendasi Advice Planning yang berisi garis besar aturan untuk pembangunan.
        Misal: garis pagar harus berapa meter dari jalan, garis muka bangunan harus berapa meter dari jalan dan masih banyak yang lainnya.

        8.    Produk perijinan lainnya yang dihasilkan dari langkah ini adalah Ijin Prinsip atau Surat Keputusan yang disetujui oleh kepala daerah Bupati atau Walikota. Biasanya lebih dari 5 rumah sudah dianggap sebagai sebuah perumahan.

        9.     Pengecekan sertifikat tanah di Badan Pertanahan Negara (BPN).
        Pertama kita cek sertifikat apakah sudah sesuai dengan fisiknya, minta pada petugas untuk cek ulang patok pembatasnya apakah sudah sesuai dengan luasan yang ada pada sertifikat.
        Setelah itu sesuaikan sertifikat dengan syarat dan kebutuhan yang akan digunakan untuk pengembangan perumahan, misal apakah tanah itu harus digabung sertifikatnya karena sebelumnya terdiri dari sejumlah sertifikat hak milik.

        10.    Pastikan status yang dipersyaratkan untuk lahan tersebut, harus Hak Guna Bangunan (HGB).
        a.    Tanah tersebut atas nama PT (perusahaan) atau mungkin boleh langsung dipecah kavling atas nama Pribadi.
        b.    Seandainya memang diperbolehkan dipecah kavling atas nama Pribadi, hal tersebut sangat memudahkan pengurusan dan menghemat anggaran untuk retribusi pajak dan perijinan.
        c.    Kalaupun memang harus berstatus HGB langkah awalnya adalah penurunan status dari SHM ke HGB tetapi masih atas nama Pribadi, kemudian dari HGB atas nama Pribadi diubah menjadi HGB atas nama PT/ Perusahaan.

        11.    Tanyakan pada BPN setempat untuk detail tiap proses perijinannya sampai proses selesai.

        12.    Masih di kantor BPN, mencari Ijin Perubahan Penggunaan Tanah. Ini sebagai syarat nanti kita melangkah untuk pengajuan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

        13.    Mengurus  ijin AMDAL (analisa mengenai dampak lingkungan) atau  ijin UKL/UPL ( upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemanfaatan lingkungan hidup ) ke kantor KLH (Kementrian Lingkungna Hidup). Proses ini awalnya kita diharuskan cek kadar air tanah pada lokasi. Setelah itu kita membuat proposal tentang plus minus dan dampak yang akan terjadi pada proyek yang akan kita kembangkan.

        14.    Produk perijinan ini adalah surat rekomendasi dari kantor KLH yang nantinya dilampirkan juga sebagai pengajuan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

        15.    Mengurus IMB  ke kantor Perijinan Terpadu atau kantor Perijinan Satu. Bersamaan dengan pengajuan IMB, kita mengurus pengesahan Siteplan Perumahan (zoning).

        16.    Setelah itu langkah terakhirnya adalah IMB. Syarat pengajuan IMB ini adalah akumulasi dari perijinan-perijinan yang telah dikerjakan sebelumnya,ditambah dengan  :
        a.    Gambar kerja Rumah yang akan dibangun.
        b.    Surat pernyataan Tetangga yang disyahkan tetangga kanan kiri depan belakang, RT/RW, Kelurahan, Kecamatan.
        c.    Surat Pernyataan bertanggung jawab terhadap semua kegiatan yang dilakukan dan segala yang ditimbulkan.
        d.    Copy Status Tanah.
        e.    Copy KTP penanggung jawab.
        f.    Copy lunas PBB.

        17.    Kalau semua syarat sudah dilampirkan kita tinggal menunggu hasilnya keluar dan membayar retribusi yang nilainya sesuai dengan luas tanah dan bangunannya.

        Paket Contoh SOP Toko Retail Modern 2018 Updated

        Contoh SOP Toko Retail

        Toko retail bersistem (ber-SOP) atau Minimarket selalu lebih unggul di bandingkan toko konvensional. Siapapun yang memiliki usaha pasti ingin selalu memenangkan persaingan. Jadi, pertanyaannya: Apakah bersaing itu sulit?

        Lihat saja kehadiran minimarket atau supermarket yang dalam sekejap mata dapat bisa menarik para konsumen untuk berbelanja dan membuat mereka lupa terhadap toko kelontong langganannya. Apa Rahasia Mereka????!
        Update SOP Toko Retail / Minimarket Modern bisa dilihat di SOP Toko Retail.

        Rahasianya adalah pada Keunggulan SOP mereka. Anda bisa bersaing dengan mereka apabila mempunyai SOP nya. Tunggu Apa lagi!!!

        Kami menyediakan untuk Anda paket contoh SOP Toko Retail, paket Premium dengan investasi yang sangat kecil dibanding jika Anda membuat sendiri atau memakai jasa Konsultan bernilai puluhan sampai ratusan juta.

        Paket SOP Toko Retail Modern berisi antara lain:
        1. Profile Perusahaan
        2.Struktur Organisasi
        3.Job Description
        4.Uraian Alur Kerja (SOP) :
        -SOP  Buka Toko
        -SOP Terima Barang
        -SOP Imput Stok Barang
        -SOP Stok Opname
        -SOP Kebersihan Toko
        -SOP Layanan Customer
        -SOP Kasir/Penjualan
        – SOP Laporan Penjualan
        -SOP Tutup Toko
        5.Flow chart masing-masing SOP
        6.Standard Penataan Barang dan Peralatan Toko
        7.Standard Desain Gedung dan Warna Cat Toko
        8.Standard Pemilihan Lokasi
        9.Standard Logo dan Papan Nama
        10.Standard Peralatan dan Peralatan Toko
        11.Standard Seragam Crew Toko

        Jumlah 20 halaman + Bonus Job Description SDM Toko lengkap.
        Ebook/File dalam bentuk Dokumen Word dan PDF sebagai arsip. Langsung bisa diaplikasikan, tinggal copy paste dan diedit sesuaikan dengan Toko Anda.

        https://www.contohsop.com/2015/03/paket-contoh-sop-untuk-toko-retail.html

        SOP Pengadaan Bahan Baku

        Standard Operating Procedure (SOP) atau Prosedur Pengadaan Bahan Baku untuk perusahaan Industri yang mengelola bahan baku menjadi bahan jadi ditujukan untuk memastikan bahwa bahan baku yang diperoleh dari Proses pengadaan selalu memenuhi persyaratan mutu dan delivery time yang telah  ditetapkan. Selain itu  juga  menetapkan  tanggung  jawab  bagi  setiap pihak  yang terlibat dalam proses pengadaan.

        Dalam penyusunan SOP Pengadaan Bahan ini meliputi : Tujuan pembuatan SOP, Ruang lingkup, Definisi, Rincian Prosedur atau  langkah tiap bagian.

         Untuk gambaran contohnya bisa diliat di image bawah ini:

        *LIHAT DAFTAR PAKET SOP DI SINI

        Berminat hubungi:
        Hp.  0812 3966 2099
        PIN BB: 26081324

        Contoh Key Performance Indicators (KPI) Perusahaan | NEW UPDATE

        Paket contoh Paket
        Key Performance Indicators (KPI)
        NEW UPDATE 2015
        Plus (+) Formulir (kertas kerja) Penilaian,
        Formulir (buku) Panduan Penilaian Karyawan (50 halaman),
        Formulir Diklat,
        Surat keputusan Absensi.

          Hanya Rp. 500.000,-

        https://www.contohsop.com/p/cara-order.html

        Harga Normal Rp.1.100.000,-

        *************

        Sekarang Hanya Rp. 500.000,-
        Anda Akan Anda dapatkan sebagai berikut:

        KPI Base on Job Desc:
        1. JobDesc dan KPI untuk Kepala Pengembangan Usaha
        2. JobDesc dan KPI untuk Divisi Keuangan dan Umum
        3. JobDesc dan KPI untuk Divisi Manajemen Resiko  dan Klaim
        4. JobDesc dan KPI untuk Divisi Penjaminan
        5. JobDesc dan KPI untuk Kabag SDM dan Umum
        6. JobDesc dan KPI untuk Staff Akntansi
        7. JobDesc dan KPI untuk Staff Keuangan
        8. JobDesc dan KPI untuk Sekretaris Direksi
        9. JobDesc dan KPI untuk Staff Hukum
        10. JobDesc dan KPI untuk Staff IT
        11. JobDesc dan KPI untuk Staff Umum

        KPI beragam Fungsi:

        – Bagian SDM, – GA & Legal,
        – Engineering (Maintenance),
        – Finance, Budget & Accounting, – Teknologi Informasi (IT),
        – R & D (Research and Development),
        – SALES, – Marketing, – Purchasing,
        – Utility, – Sparepart, – Warehouse, – Factory Manager
        – PPIC (Production Planning Inventory Control)
        – Quality Control, – Produksi
        Setiap contoh KPI tersebut sudah memuat Uraian JobDesc, Output (hasil akhir), Customer, Measurement, Target, KPI. Dan satu materi detail cara penyusunan KPI pendekatan BSC (BALANCE SCORECARD) dalam bentuk Power Point.


        Hanya Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah)


        Ditambah lagi dengan banyak contoh sebagai berikut:
        I . PENGUKURAN KAPASITAS PERUSAHAAN (43 halaman)

        1. Aspek Hukum dan Legal Formal
        a. Legalitas Oprasional
        b. Hukum/Legal

        2. Aspek Aspirasi Organisasi
        a. Visi, Misi dan Tujuan Perusahaan
        b. Rencana Strategis
        c. Manajemen Kinerja
        d. Manajemen Pengetahuan

        3. Aspek Tata Laksana
        a. Pengambilan Keputusan
        b. Kepemimpinan
        c. Pertanggungjawaban
        d. Struktur Organisasi
        e. Budaya Organisasi

        4. Aspek Sistem dan Infrastruktur Organisasi
        a. Sistem dan Prosedur
        b. Infrastruktur Teknologi
        c. Infrastruktur Fisik

        5. Aspek Marketing (Fundrising)
        a. Marketing
        b. Evaluasi Marketing

        6. Aspek Administrasi
        a. Pembagian dan Pengarahan Kerja
        b. Sistem Informasi
        c. Personalia

        7. Pengelolaan Keuangan
        a. Perencanaan Keuangan
        b. Pertanggunjawaban

        8. Aspek Program
        a. Perencanaan
        b. Pelaksanaan
        c. Evaluasi Program

        9. Aspek Legitimasi
        a. Legitimasi Sosial
        b. Catatan

        II. Penilian Kinerja Karyawan
        Terdiri 12 Aspek tersebut sebagai berikut:
        – Kejujuran, – Loyalitas, – Kreativitas & Kecerdasan
        – Wawasan, – Berani Mengambil Keputusan
        – Berfikir dan Bertindak Sistematis,
        – Ketegasan, – Disiplin, – Cekatan / Gesit
        – Peduli dan Responsif
        – Tidak suka menunda waktu
        – Ketelitian dalam bekerja

        III. Panduan Menyusun KPI

        Download Daftar Isi dan Sample di sini!!!

        ***
          Hanya Rp. 500.000,-
        ***

        Magnet Gerobak Kuliner Modern

        Tak dipungkiri lagi bahwa Design Gerobak yang menarik dan ‘eye catching’ dapat menyedot perhatian pelanggan untuk segera mencicipi Produk Kuliner Anda.

        Tentu Anda yang bergerak di Bisnis Kuliner sangat membutuhkan Design Gerobak yang cantik dan menarik.

        Tidaklah rugi jika Anda meinvestasikan sedikit dana untuk Mendesign dan Membuat Gerobak menarik dan khas untuk meningkatkan Omzet penjualan Anda.

        Kami mempunyai Puluhan contoh-contoh Gerobak cantik dan menarik, yang sering dipakai dalam bisnis Kuliner yang sebagian besar sudah di Franchise kan. Tentu akan menginspirasi Anda.

        Minat bisa kunjungi di www.contohsop.com

        Salam Sukses!!!

        CONTOH FORMULIR HRD, KONTRAK KERJA, SURAT LEGAL dan PERIZINAN

        Paket Kumpulan CONTOH FORMULIR HRD, KONTRAK KERJA, SURAT LEGAL dan PERIZINAN, terdiri dari sebagai berikut:

        1. FORMULIR HRD GA
           a. Data Personalia
           b. Form Permintaan Tenaga Kerja
           c. Form Meninggalkan Kerja
           d. Form Job Desc
           e. From Permohonan Cuti
           f. Form Tunjangan Kesehatan
           g. Lamaran Peserta
           h. Pendaftaran Perusahaan
           i. Surat Perintah Lembur
           j. Rekrutmen
           k. Lamaran Kerja
           l. Cuti
           m. Perjalanan Dinas
           o. Absensi
           p. Payroll
           q. SK Pengangkatan
           r. SK PHK
          s. Penawaran Kerja
          t. Pengakatan Karyawan Tetap
          u. dll
        2. FORMULIR PERSONALIA
           a. Form Iin Meninggalkan Pekerjaan
           b. Form Job Desc
           c. Form Lembur
           d. Form Pengajuan SDM Baru
           e. Pengajuan Promosi dan Mutasi
           f. Permohonan Cuti
           g. TuUnjangan Kesehatan
           h. Formulir Cuti
           i. Formulir Perjalanan Dinas
           j. SK Pengangkatan Karyawan
           k. SK Pengankatan Karyawan Tetap
           l. SK PHK.
        3. CONTOH SURAT PERIJINAN
           a. Prosedur Pendaftaran Usaha
           b. Perjanjian Sewa
           c. Kesepakatan Serikat Kerja
           d. Permohonan PT
           e. SPK Franchise
           f. SPK
           g. Keluan Pelanggan
           h. Izin Usaha Merger
           i. Permohonan Praktik
           j. Pendaftaran Perseroaan
           k. Perizinan Lembaga Penyiaran
           l. Izin Usaha Kontruksi
           m. Izin Prinsip
           n. dll
        4. FORMULIR LAIN-LAIN
        5. SURAT-SURAT LEGAL
        a. Contoh Macam-macam Surat Perjanjian
        1. Contoh  Surat Berita Acara RUPS
        2. Contoh  Surat Kesepakatan Pelunasan Hutang
        3. Contoh  Surat Kesepakatan Penegasan Berakhirnya Perjanjian
        4. Contoh  Surat Kesepakatan Perdamaian
        5. Contoh  Surat Perjanjian Fotografer
        6. Contoh  Surat Perjanjuan Keagenan Tanah dan Bangunan
        7. Contoh  Surat Perjanjian Pemasaran Barang
        8. Contoh  Surat Perjanjuan Peminjaman Uang
        9. Contoh  Surat Perjanjian Perkawinan
        10. Contoh  Surat Perjanjian Sewa Rumah Untuk Kost
        11. Contoh  Surat Kesepakatan Pengakhiran Perjanjian
        12. Contoh  Surat Kerjaama Jasa Perta Perkawinan
        13. Contoh  Surat Kesepakatan Perdamaian
        14. Contoh  Surat Perjanjian Jual Beli Barang Retail
        15. Contoh  Surat Perjanjian Pemasangan Iklan
        16. Contoh  Surat Perjanjian Waralaba (Franchise)
        17. Contoh  Surat Perjanjian Pengunaan Lagu

        b. Contoh Macam-macam Surat Kuasa:
        1. Contoh Kuasa Mengambil Barang
        2. Contoh Kuasa Penandatanganan Akta Pendirian PT
        3. Contoh Kuasa Lelang
        4. Contoh Kuasa Manager Artis
        5. Contoh Kuasa Menghadiri Rapat RUPS
        6. Contoh Kuasa Mewakili dalam Sidang
        7. Contoh Kuasa Hubungan Tenaga Kerja
        8. Contoh Kuasa Subtitusi
        9. Contoh Kuasa Melakukan Pembayaran
        10. Contoh Kuasa Mengambil Hononarium
        11. Contoh Surat Pencabutan Kuasa
        12. Contoh Surat Wasiat

        5. CONTOH DOKUMEN PERIJINAN (bentuk sertifikat dll dalam photo/gambar)
        *******
        Berminat dapat menghubungi:
        Alim Mahdi
        Telp. 0361- 431417 
        Hp.  0812 3966 2099PIN BB: 26081324 

        Lihat DAFTAR PAKE SOP DI SINI!

        Mengapa Usaha Biasa Selalu Kalah Bersaing dengan Usaha Bersistem?

        Usaha bersistem adalah usaha yang telah memiliki standard pengoperasian perusahaan yang disebut Standard Operating Prosedere (SOP).

        Jika kita perhatikan akhir-akhir ini, disekitar rumah kita bermunculan usaha-usaha baru yang terlihat lebih profesional. Tempat usahanya terlihat lebih bersih, rapi, harum dan nyaman untuk dikunjungi, serta sistem transaksinya sangat singkat.

        Usaha-usaha baru ini disatu sisi disayang masyarakat konsumen, karena memanjakan konsumen, namun disisi lain dibenci pemilik usaha biasa dan pemerintah setempat yang cara berpikirnya ketinggalan jaman karena dianggap menggusur eksistensi pengusaha kecil. Benarkah demikian?

        Anda pasti menemukan jawabannya. Bahwa karena usaha mereka memakai SOP (Standard Operating Procedure).

        Kemudian apakah Anda tahu apa yang dimaksud USAHA BIASA?, dan apa USAHA BERSISTEM? Apa Keunggulan dan Kelemahannya masing-masing?.

        Mari  bergabung facebook bersama halaman kami Komunitas Usaha Sadar SOP di : https://www.facebook.com/contohsop